IAD 7

|0 komentar

Nadya Putri K
2925151465
Bab VI
                                                       Makhluk Hidup Dalam Ekosistem Alam
-       Ekosistem adalah suatu sistem yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
-       Ilmu yang mempelajari ekosistem disebut ekologi.
-       Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antar makhluk hidup dan dengan benda tak hidup di dalam tempat hidupnya atau lingkungannya.
-       Ekositem terbagi menjadi 2, yaitu: Ekosistem alami dan Ekositem buatan.
-       Komponen-komponen pembentuk ekosistem: Komponen biotik (produsen, konsumen, dekomposer).
-       Komponen abiotik (suhu, sinar matahari, air, tanah, ketinggian, angin, garis lintang)
-       Dua aspek penting dalam ekosistem adalah aliran energi dan materi.
-       Rantai makanan adalah perpindahan energi makanan dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau melalui jenjang makanan (tumbuhan – herbivora – carnivora - omnivora).
-       Terdapat 3 piramida ekologi, yaitu piramida jumlah, piramida biomassa dan piramida energi.
-       Daur biogeokimia melibatkan komponen biotik dan abiotik di alam. Unsur atau senyawa kimia mengalir dari komponen abiotik ke komponen biotik dan kembali lagi ke komponen abiotik.
-       Populasi adalah sekumpulan individu sejenis yang terdapat di suatu tempat tertentu.
-       Bentuk interaksi dalam populasi: parasitisme, komensalisme, neutralisme, predator, dsb.
-       Komunitas adalah sekelompok berbagai jenis makhluk hidup bersama pada suatu daerah yang saling berinteraksi.
-       Komunitas terbagi menjadi dua, yaitu: Komunitas akuatik (laut, sungai, danau, kolam, dsb), Komunitas terrestrial (pekarangan, padang rumput, kebun raya, dsb).
-       Periode perkembangan manusia: nomadik, petani, pengolah energi, pengolah dan penyimpan informasi
-       Dari segi ekologi antara manusia dengan makhluk hidup lainnya, yaitu: manusia sebagai organisme yang dominan, manusia sebagai penyebab evolusi, manusia sebagai makhluk pengotor.

-       Faktor-faktor yang mempengaruhi sistem sosial: faktor ekonomi, faktor politik dan faktor antropologi. 

IAD 6

|0 komentar

 Nadya Putri K
2925151465

Bab V
Keanekaragaman Makhluk Hidup dan Persebarannya

-       Biosfer adalah bagian dari sistem planet bumi yang meliputi atmosfer, lithosfer, hidrosfer, dimana segala kehidupan berkembang.
-       Teori asal usul kehidupan terdiri atas Generatio spontanea, teori biogenesis, teori panspermia, teori urey.
-       Perbedaan letak geografis menyebabkan perbedaan iklim. Perbedaan iklim menyebabkan terjadinya perbedaan temperatur, curah hujan, intensitas cahaya matahari, dan lamanya penyinaran.
-       Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya persebaran makhluk hidup adalah pergeseran benua, lintang geografis, iklim dan lingkungan (habitat).

-       Faktor penghambat penyebaran makhluk hdup adalah daratan, lautan, selat.

IAD 5

|0 komentar

Nadya Putri Kriestiyanty
2925151465
Bumi Dalam Alam Semesta
            Alam semesta meliputi semua hal yang memiliki wujud fisik, keseluruhan ruang dan waktu, seluruh bentuk materi dan energi dan hukum fisika dan konstanta yang mengaturnya.
            Terbentuknya alam semesta ada dua pandangan menurut para ahli, yaitu: Teori Big Bang lalu Teori ekspansi dan konstraksi.
1.      Galaksi
Merupakan kumpulan bintang-bintang dan pengikutnya yang sangat banyak.
            Bentuk-bentuk galaksi: spiral, Bola/lonjong, tak beraturan.
2.      Tata Surya
Adalah sekumpulan benda langit yang terdiri atas satu bintang dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Beberapa teori yang mengemukakan tentang asal terbentuknya tata surya, yaitu: Teori Nebulasi, Teori Planetesimal, Teori Tidal, Teori Ledakan Bintang, Teori Kabut Gas.

3.      Matahari
Adalah bintang induk tata surya dan merupakan komponen utama dalam tata surya. Matahari dikategorikan ke dalam bintang kerdil kuning yang berukuran tengahan. Fungsi matahari adalah sebagai sumber utama energi di permukaan bumi, sumber energi fotosintesis, membuat bumi tetap hangat bagi kehidupan, dll.

4.      Planet
Adalah anggota tata surya yang mengitari matahari dengan orbit berbentuk elips, matahari berada pada salah satu titik fokusnya. Planet tidak mempunyai cahaya sendiri, cahaya yang dipantulkan planet-planet berasal dari matahari.

1)      Planet dalam (terrestrial planet)
Merkurius, Venus, Bumi, Mars

2)      Planet luar atau planet jovian
Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus
            Benda angkasa lain:
1. Asteroida
2. Komet
3. Meteoroid, Meteor dan Meteorit
4. Bintang dan Galaxy

Bumi
Merupakan planet terbesar diantara planet dalam, memiliki kepadatan tertinggi, gravitasi permukaan terbesar, medan magnet terkuat dan rotasi paling cepat. Bumi mempunyai 2 pergerakan: rotasi bumi (berputar pada porosnya), revolusi bumi (berputar mengelilingi matahari bersama bulan).
Aurora
Adalah fenomena pancaran cahaya yang menyala-menyala pada lapisan ionosfer dari sebuah planet, sebagai akibat interaksi antara medan magnetikyang dimiliki planet tersebut dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh matahari (angin matahari). Aurora yang terjadi di daerah sebelah utara dikenal dengan nama Aurora Borealis, sedangkan Aurora yang terjadi di daerah sebelah selatan dikenal dengan nama Aurora Australis.
Bulan

Bulan tidak mempunyai sumber cahaya sendiri, sumber cahay bulan berasal dari pantulan cahaya matahari. Bulan mempunyai 3 pergerakan: pertama berputar pada porosnya, kedua berputar mengelilingi bumi, ketiga bersama dengan bumi mengitari matahari. Bulan hanya bisa dilihat dari satu sisi permukaan jika diamati dari bumi. Hal ini disebabkan oleh karena kala rotasi bulan adalah sama dengan kala revolusi bulan mengelilingi bumi 27,32 hari. Di bulan tidak terdapat udara ataupun air, di permukaan bulan banyak terdapat kawah akibat hantaman meteor dan hantaman komet.

IAD 4

|0 komentar

Nadya Putri Kriestiyanty
2925151465
Ilmu Pengetahuan Alam, Perkembangan dan Pengembangannya
Ilmu Pengetahuan Alam berkembang sesuai dengan zamannya, dimulai dengan pendekatan “pseudo science”, rasionalisme, sampai pendekatan ilmiah terkini.
Hakikat IPA ada tiga, yaitu :
a.       IPA sebagai proses
b.      IPA sebagai produk
c.       IPA sebagai sikap ilmiah
Langkah-langkah Dalam Metode Ilmiah
1.      Merumuskan masalah dan mendefinisikan masalah
2.      Mengadakan studi kepustakaan
3.      Memformulasikan hipotesis
4.      Pengujian hipotesis
5.      Menyusun instrumen penelitian
6.      Mengumpulkan data
7.      Menyusun, menganalisis dan memberikan interpretasi
8.      Membuat generalisasi dan kesimpulan
9.      Membuat laporan ilmiah

1.      Keterbatasan Metode Ilmiah
Metode ilmiah menghasilkan pengetahuan ilmiah. Panca indera manusia mempunyai keterbatasan, sehingga data yang diperoleh melalui pengamatan panca indra kemungkinan juga bis akeliru sehingga memungkinkan adanya kesimpulan yang keliru. Oleh karena itu, semua kesimpulan ilmiah atau kebenaran ilmu pengetahuan bersifat tentatif (tidak absolut, dapat berubah).

2.      Keunggulan Metode Ilmiah
1.      Mencintai kebenaran yang obejektif, bersifat adil
2.      Menyadari bahwa kebenaran itu tidak absolut
3.      Dengan ilmu pengetahuan membuat manusia berfikir secara logis
4.      Ilmu pengetahuan membimbing kita untuk tahu lebih banyak yang dapat membantu kehidupan sehari-hari
5.      Ilmu pengetahuan membimbung kita agar tidak berfikir secara prasangka
6.      Metode ilmiah membimbing untuk tidak percaya pada suatu kesimpulan tanpa bukti-bukti
7.      Metode ilmiah juga membimbing kita untuk selalu bersifat optimistik, teliti dan berani
Ruang Lingkup IPA dan Pengembangannya

            Ilmu pengetahuandibagi menjadi dua ilmu utama: Ilmu Sosial dan Budaya yang mempelajari tingkah laku manusia dan IPA yang mempelajari tentang makhluk hidup dan benda mati.

IAD 2

|0 komentar

Nadya Putri Kriestiyanty
2925151465                                                                                                                         

Hakikat Manusia dan Sifat Keingintahuannya
-       Keunggulan manusia dari makhluk lain adalah mempunyai pikiran yang logis dan analitis
-       Mampu mengakumulaskan dan mengembangkan pengetahuan
-       Rasa ingin tahu =  alam pikiran dan penalaran manusia berkembang.
Sebagai makhluk individu, manusia memiliki ego yang tinggi. Ia ingin hidup mandiri tanpa tergantung pada orang lain.
Pertumbuhan dan perkembangan fisik manusia sejak fase embrionik menunjukkan bahwa kita semua adalah produk sperma unggul yang membuahi sel telur.
Pengetahuan manusia mula-mula diperoleh melalui trial and error atau coba-coba. Ketika menghadapi fenomena yang membingungkan pikirannya, manusia juga sering menggunakan prasangka untuk menjelaskan.
Perkembangan fisik tubuh manusia
-       Tubuh manusia berkembang dalam rahim ibu kemudian baru dilahirkan.
Perkembangan sifat dan pikiran
-       Menentukan pengetahuan = pendekatan ilmiah, pendekatan non ilmiah
Intuisi = pendapat yang diangkat dari perbendaharaan pengetahuan terdahulu, melalui suatu proses yang tak disadari.
-       Manusia mempunyai 23 kromosom.

-       Mineral pembawa sifat basa.

IAD 1

|0 komentar

RESUME IAD
(Nadya Putri Kriestyanty)
29251515465
Pendidikan Bahasa Mandarin

ILMU ALAMIAH DASAR
Ilmu alamiah atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science) merupakan pengetahuan yang mengkaji tentang gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. IAD hanya mengkaji prinsip-prinsip dan konsep-konsep dasar yang esensial saja.

Tujuan mempelajari Ilmu Alamiah Dasar
Dalam Instruksional Umum tujuan mempelajari ilmu alamiah dasar adalah agar dapat memahami perkembangan penalaran manusia terhadpa gejala-gejala alam hingga terwujudnya metode ilmiah yang merupakan ciri khusus dari Ilmu Pengetahuan Alam. Adapun tujuan mempelajari Ilmu Alamiah Dasar dalam Instruksional Khusus adalah agar dapat menjelaskan perkembangan alam pikir manusia dalam memenuhi kebutuhan terhadap “rasa ingin tahunya”, serta dapat memberi alasan yang diterima mitos dalam kehidupan masyarakat.

Fungsi mempelajari Ilmu Alamiah Dasar
Fungsi mempelajari Ilmu Alamiah Dasar antara lain adalah memberi wawasan kepada mahasiswa tentang konsep-konsep alam agar dapat peka dan tanggap terhadap masalah-masalah lam yang ada disekitarnya serta dapat bertanggung jawab terhadap berbagai masalah alam didalam masyarakat sebagai the agentof change (agen perubahan) dan dapat mengembangkan apresiasi IPA dan Teknologi kepada mahasiswa serta dapat mendorong dan mengembangkan kemanfaatan Ilmu Alamiah Dasar pada perkembangan diri, ilmu, dan profesi pada mahasiswa.

Hubungan Ilmu Alamiah Dasar dengan Pendidikan Bahasa Mandarin
Salah satu tujuan mempelajari Ilmu Alamiah adalah pembentukan sikap ilmiah untuk membuat kriteria yang tepat. Beberapa kriteria tersebut adalah
1.      Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan kemampuan belajar yang besar
Seseorang yang memiliki sikap ilmiah apabila melihat peristiwa atau gejala alam akan langsung mencari tahu lebih lanjut mengenai apa, bagaimana dan mengapa peristiwa itu terjadi, lalu akan mencari informasi melalui berbagai sumber dan melakukan penelitian.
2.      Tidak dapat menerima kebenaran tanpa bukti
Seseorang yang memiliki sikap ilmiah tidak begitu saja menerima kebenaran isu atau berita tanpa bukti dan dalam diskusi ilmiah setiap pendapat atau gagasan harus disertai data dan cara data itu diperoleh sehingga dapat dibuktikan.

3.      Jujur
Seorang ilmuwan wajib melaporkan hasil penilitian atau pengamatannya secara objektif, seorang ilmuwan dalam kehidupan sehari-hari mungkin saja tidak lebih jujur dari manusia lainnya, namun dalam penela’ahan ilmiah ada hal-hal yang memaksa untuk berlaku jujur karena itu laporan harus dibuat dengan jujur.

4.      Terbuka
Seorang ilmuwan mempunyai pandangan luas, terbuka dan bebas dari praduga, ia meyakini bahwa prasangka kebencian, baik pribadi maupun golongan sangat kejam, ia tidak akan meremehkan suatu gagasan baru, ia akan menghargai suatu gagasan baru dan mengujinya sebelum diterima ataupun ditolak, jadi ia terbuka akan pendapat orang lain.

5.      Toleran
Seorang ilmuwan tidak merasa ia paling hebat, ia bahkan bersedia mengakui bahwa orang lain mungkin saja benar, ia bersedia menerima gagasan orang lain, ia bersedia belajar dari orang lain, membandingkan pendapatnya dengan orang lain dan ia tidak memaksakan suatu pendapat kepada orang lain, ia memiliki sikap toleran dan tenggang rasa yang tinggi.

6.      Skeptis
Ilmuwan pencari kebenaran akan hati-hati meragui atau skeptis, ia akan menyelidiki bukti-bukti yang melatar belakangi suatu kesimpulann, ia akan kritis untuk memperoleh data  meragui atau skeptis, ia akan menyelidiki bukti-bukti yang melatar belakangi suatu kesimpulann, ia akan kritis untuk memperoleh data yang menjadi dasar suatu kesimpulan tanpa di dukung bukti yang kuat, bila ia tidak kritis mengenai setiap informasi yang diperoleh, mungkin ada informasi yang salah sehingga menimbulkan kesimpulan yang salah.

7.      Optimis
Seorang ilmuwan selalu berpengharapan baik, ia tidak akan mengatakan bahwa sesuatu itu tidak dapat dikerjakan tetapi ia akan mengatakan “berikan saya kesempatan untuk memikirkan dan mencoba mengerjakan”.

8.      Pemberani
Ilmu pengetahuan merupakan hasil usaha keras dan sifatnya pribadi. Ilmuwan sebagai pencari kebenaran akan berani melawan semua ketidak benaran yang akan menghambat kemajuan.


Dari kriteria-kriteria yang telah disebutkan diatas, bahwa hubungan Ilmu Alamiah Dasar dengan Pendidikan Bahasa Mandarin cukup erat, karena kriteria-kriteria yang ada pada Ilmu Alamiah Dasar diterapkan juga pada Pendidikan Bahasa Mandarin, baik dalam pelajaran wajibnya maupun pelajaran tambahannya. Lalu untuk penggunaan teknologi juga sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran.

Geostrategi Indonesia

|0 komentar

a. Memahami Geostrategi Indonesia
Geostrategi berasal dari kata geo yang berarti bumi, dan didefinisikan sebagai strategi bisnis dengan menggunakan semua keterampilan atau sumber daya sumber daya manusia dan alam untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan.
Sehubungan dengan kehidupan suatu negara, geostrategis didefinisikan sebagai metode atau aturan untuk tujuan dan sasaran mewujdkan melalui proses pembangunan yang memberikan arahan tentang bagaimana membuat strategi dan keputusan yang terukur dan terimajinasi untuk masa depan yang lebih baik, lebih aman dan bermartabat pembangunan .
Untuk Indonesia geostrategi diartikan sebagai metode untuk mewujudkan cita-cita proklamasi, sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, melalui proses pembangunan nasional.
Oleh karena itu geostrategi Indonesia sebagai sarana atau metode memanfaatkan seluruh konstelasi geografi Indonesia dalam menentukan kebijakan, arahan serta sarana untuk mencapai tujuan seluruh bangsa atas dasar prinsip-prinsip kemanusiaan dan keadilan sosial
b. Konsepsi geostrategi Indonesia
Konsep geostrategis Indonesia pada dasarnya tidak mengembangkan kekuatan untuk penguasaan wilayah di luar Indonesia atau untuk ekspansi ke negara-negara lain, tetapi konsep strategi yang didasarkan pada kondisi metode, atau cara untuk mengembangkan potensi kekuatan nasional yang bertujuan untuk mengamankan dan mempertahankan kedaulatan negara Indonesia dan pembangunan nasional dari kemungkinan gangguan yang datang dari dalam maupun dari luar negeri.
Untuk mewujudkan geostrategis Indonesia bangsa Indonesia akhirnya dirumuskan oleh National Defense Republik Indonesia.
c. Pengembangan konsep geostrategi Indonesia
Konsep geo-strategis Indonesia pertama kali diangkat oleh presiden pada tanggal 10 Juni 1948 di Kotaraja. Sayangnya, ide ini kurang dikembangkan oleh pejabat bawahan, karena seperti yang kita semua tahu Homeland diduduki oleh Belanda pada akhir Desember 1948, sehingga kurang berpengaruh. Dan akhirnya, setelah pengakuan kemerdekaan dari 1.950 baris perkembangan politik dalam bentuk “Bangsa dan karakter dan bangunan” yang merupakan bentuk tidak langsung dari geostrategis Indonesia seperti pengembangan jiwa nasional.
Berikut adalah beberapa tahap awal pembentukan geostrategi Indonesia sampai sekarang :
1. Pada awalnya, geostrategis Indonesia yang diprakarsai oleh Perguruan Tinggi Angkatan Darat Staf dan Komando (SESKOAD) Bandung, Indonesia pada tahun 1962.
Konsep geo-strategis pentingnya terumus adalah penilaian terhadap strategi pembangunan lingkungan di wilayah Indonesia ditandai dengan komunis luas pengaruh.
Geostrategi Indonesia pada saat ditafsirkan sebagai strategi untuk mengembangkan dan membangun kapasitas kemampuan teritorial dan untuk menghadapi ancaman gerilyawan komunis di Indonesia.
2. Pada akhir 1965 Badan Keamanan Nasional mengembangkan konsep geostrategis Indonesia maju ke rumus berikut :
Bahwa geostrategis Indonesia harus menjadi strategi rancangan untuk mengembangkan stamina dan daya tahan tubuh, serta pengembangan kekuatan nasional untuk menghadapi dan menangkal ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik internal maupun eksternal.
Gagasan ini agak lebih progresif namun tetap terlihat sebagai konsep geo-strategis Indonesia di awal membangun kemampuan nasional sebagai faktor kekuatan pengangguh bahaya.
3. Sejak tahun 1972, Badan Keamanan Nasional terus melakukan studi tentang geostrategi Indonesia lebih sesuai dengan konstitusi Indonesia.
Dalam era konsepsi geo-strategis Indonesia dibatasi sebagai metode untuk mengembangkan potensi pertahanan nasional dalam menciptakan kesejahteraan menjaga kesinambungan dan integritas identitas nasional.
4. Mulai dari tahun 1974 geostrategi Indonesia ditegaskan dalam formulasi bentuk pertahanan nasional sebagai kondisi metode dan doktrin dalam pembangunan nasional.
d. Tujuan Geostrategis Indonesia
Berbagai konsep dasar dan pengembangan geostrategi Indonesia pada dasarnya bertujuan untuk :
1. Menyusun dan mengembangkan potensi kekuatan nasional berdasarkan aspek aspek ideologi, politik, sosial, budaya, dan bahkan alam.
Hal ini untuk keberadaan kehidupan dan upaya pelestarian Negara dan Bangsa dalam mewujudkan cita-cita proklamasi dan tujuan nasional.
2. Menunjang tugas utama pemerintah Indonesia :
  • Hukum dan ketertiban (law and order).
  • Peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran (welfare and prosperity).
  • Pelaksanaan pertahanan dan keamanan (defense and prosperity).
  • Realisasi keadilan hukum dan keadilan sosial (yuridical justice & social justice).
  • Ketersediaan dari orang kesempatan untuk mengekspresikan diri (freedom of the people).
Geostrategi Indonesia berasal dari kesadaran bahwa bangsa dan negara mengandung banyak memecah belah unsur-unsur yang dapat meledak setiap saat dan menyayat persatuan nasional.